Tumblr Mouse Cursors
Ariel, Luna Maya, Cut Tari - F. N. A. S.

F. N. A. S..

Ariel, Luna Maya, Cut Tari

Aku membuat tulisan ini setelah melihat kalian di TV

Ariel, Luna Maya, Cut Tari

Umurku dibandingkan dengan kalian yaah kira-kira berbanding 2-3 kali lipat lebih tua

Tapi, aku sedih luar biasa

Pernahkah kalian menduga bahwa kerja kalian itu ketika sudah lewat HP diintip anak-anak belasan tahun usia

Kemudian mereka ingin menirunya

Kalau yang punya uang akan pergi ke PSK

Yang tidak punya uang, menggauli teman sekelasnya

Ya tentu saja setiap orang merayakannya

Akhirnya apa yang dilakukannya?

Pagi-pagi di rumah tetangga, ada anak perempuan kecil main-main di halamannya

Ketika itu Papi dan Mami pergi bekerja, pembantu ke pasar berbelanja

Anak perempuan itu, 4-5 tahun umurnya, main-main dengan boneka, sangat asyik dilihatnya, sendirian di beranda

Didatanginya anak kecil itu, dibujuknya, diumpan dengan mainan, dibawa masuk ke kamar

Ketika membawa anak kecil perempuan itu masuk ke kamar, sambil mengingat apa yang kau lakukan bertiga, anak kecil itu lalu diperkosa

Nah, sampai bulan yang lalu, bulan Juli yang lalu, sudah 30 anak kecil perempuan diperkosa

Semua dilakukan pagi hari oleh tetangga 

Bayangkan, bayangkan, perasaan Mami dan Papi anak-anak yang malang itu

Bayangkan hancurnya perasaan mereka

Angka 30 anak dalam beberapa minggu saja

Itu orang tuanya yang berani melapor

Tapi yang tidak berani melapor karena malu berapa puluh, berapa ratus, berapa ribu

Hei, kalian bayangkan ini, pernahkah?

Hei, hei, Ariel, Ariel, Cut

Ariel, Luna Maya, pernahkah kalian pikirkan? pernahkah?

Kemudian, kemudian kalau mata kalian bisa melihat

Ada serombongan syaiton, berpuluh-puluh

Mereka terbahak-bahak tertawa karena kalian berdua sukses melakukan tugasnya syaiton-syaiton itu

Kini, kulihat lagi kalian di layar kaca

Minta maaf pada pemirsa layar kaca

Kok minta maaf kepada kami?

Apa urusan kalian dengan kami?

Kenapa minta maaf?

Aku tidak pernah mendengar

Aku tidak pernah melihat kalian di layar kaca minta maaf kepada kedua orang tua kalian

Kepada Mama kalian yang berdarah-darah melahirkan kalian

Kepada Papa kalian yang capek mencari rezeki, membesarkan kalian

Ucapkan itu di layar kaca

Ucapkan, ucapkan

Minta maaf, mohon ampun, menangis yang seharusnya untuk orang tua kalian

Yang pernah aku lihat kalian di layar kaca, apa yang kalian lakukan?

cengengesan, cengar-cengir, senyum ke kiri ke kanan

Tanpa rasa bersalah tak mengaku bersalah, mana perasaan kalian?

Kemudian, kemudian

Pernahkah kalian beri nasihat kepada hadirin-hadirin supaya jangan mencontoh melakukan aktivitas seperti aktivitas yang kalian pernah

Tapi, kesedihanku tertinggi adalah darimu tak pernah aku dengar memohon ampun kepada Allah

Memohon ampun kepada Yang Maha Mengetahui

Memohon ampun kepada yang tahu semua dusta, semua dusta, semua dusta

Tak pernah aku lihat kalian di layar kaca memohon ampun kepada yang tahu semua dusta

Taufiq Ismail

A snazzyspace.com Theme A snazzyspace.com Theme